Jumat, 03 Juli 2015

kuatkan aku ya Allah






Aku berhenti..
diamku memandang ke depan
secercah sinar harapan telah hadir

Di sela nafas..
tercurahkan rasa dalam benakku
meluap dengan tunggalnya

Menatap tajam magenta..
menempik hatiku
lagi- lagi hitam menghantuiku

Aku tersungkur jauh
jauh.. dalam lingkaran yang berduri
kini merah mulai meluap 

Dari awal hingga akhir
kehinaan berkeliling membayangiku
kuberanikan untuk sujud pada yang Maha Esa 

Subhanallah
yang Maha Suci menyentuh relung hatiku
memancarkan sinar Ar-rohman dan Ar-rohiim

Bangkit, berdiri, berjalan, dan berlari 
Haluan ku Engkau Ya Allah
ku yakin kan diriku, dan kuat kan aku Ya Allah


Bismillahirrohmanirrohiim









Di ingat yuk, Bismillah

Dikutip dari : Puri Candraditya

http://www.nilni.com/2014/10/cara-membangun-mental-yang-kuat.html


Cara Membangun Mental yang Kuat

Apakah kamu ingin menghadapi hidup dengan santai tanpa tertekan atau stres?. Saat menyadari bahwa hidup itu keras dan sulit mungkin pernah berfikir apa alasanmu di lahirkan di dunia ini. Daripada terus meratapi nasib, dan mengeluh mengapa kamu tidak mencoba menguatkan diri dan mental untuk menghadapi kehidupan ini.

Mengeluh dan meratapi nasib adalah bentuk melemahkan dan mengkerdilkan diri. Itu bukanlah sikap seorang yang punya mental yang bagus. Itu adalah sikap pecundang yang tidak bisa mensyukuri hidup.

Hidup terlalu indah untuk disesali, dan ketika melemahkan dan mengkerdilkan diri, kamu akan kehilangan cara untuk membahagiakan hidupmu dan menikmati indahnya dunia. Kamu lahir karena menjadi pemenang atas persaingan yang ketat dan tidak mudah, meski kamu ada bukan karena maumu sendiri. Dan tidak bisa berbuat apa-apa atas hal itu.

Yang bisa dilakukan adalah menghadapi semua itu. Miliki mental yang kuat untuk menghadapi tekanan kehidupan yang kuat. Mental baja adalah modal yang bagus untuk bisa menjalani hidup di dunia dengan kebahagiaan. Kamu bisa membangun karir yang bagus, jiwa yang sehat, dan sosialisasi yang baik saat memiliki mental baja.

Sering seseorang yang tidak mempunyai mental yang kuat menolak kesempatan emas yang datang tidak setiap hari dalam kehidupannya. Bahkan ada ungkapan yang menjelaskan bahwa kesempatan emas tidak akan datang dua kali dalam hidup. Seorang yang bermental lemah akan sibuk melemahkan diri dengan mengagung-agungkan kekurangan yang ada dalm dirinya, ketimbang mengambil kesempatan emas, dan berusaha sebaik mungkin melawan tantangannya.

Kesempatan emas datang tidak tahu waktu, dan ketika mengambil kesempatan itu, kamu harus melakukannya dengan baik, dan kesempatan emas bukanlah kesempatan yang tiada hambatan dan tantangan. Karena semua kegiatan yang dilakukan di dunia ini pasti ada resikonya.

Perlu ketahanan mental untuk menghadapi resiko kesempatan emas yang datang padamu. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membangun mental yang kuat, simak deh ..!!!

Singkirkan Keraguan Diri


Tidak yakin pada diri sendiri adalah pikiran awal kamu melemahkan mentalmu sendiri. Setiap orang mempunyai kelemahan dan kelebihan yang tidak sama satu sama lain. Tuhan tidak mungkin menciptakanmu dengan penuh kelemahan dan tanpa kelebihan.

Kamu hanya mempunyai rasa percaya diri yang rendah saat kamu tidak yakin atas kemampuan yang dimiliki. Artinya tidak percaya kelebihan yang telah Tuhan berikan kepadamu. Lantas kamu akan percaya pada siapa ?


Pelajarilah cara untuk mepercayai diri sendiri

Beranilah untuk menunjukan eksistensimu, minimal sebagai manusia yang hidup dan bisa bergerak serta bertindak saat menghadapi situasi tertentu. Saat kamu pasif dan hanya berbicara pada diri sendiri saat melihat situasi tertentu yang memerlukan tindakan, kamu telah menjadi tidak eksis sebagai manusia.
Berusahalah untuk bersosialisasi, tunjukan aksimu agar mereka bisa melihat bahwa kamu ada dan berguna.

Jangan Membandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

Karena sampai kapanpun kamu tidak akan menemukan kesamaan yang tepat. Bayi identik yang dilahirkan kembar saja punya sifat, kepribadian, kelemahan dan kelebihan yang berbeda, apa lagi jika membandingkan dirimu sendiri dengan orang lain.
Tengoklah kebawah, lihat apa yang terjadi, masih banyak orang yang tidak lebih beruntung dari kamu. Bersyukur atas apa yang dimiliki akan menumbuhkan rasa percaya diri.

Jagan Hanya Karena Orang Lain Bersikap dan Bertindak Hal yang Baik, Kamu Harus Menyamainya Dengan Semirip Mungkin

Hey...kamu terlalu cerdas untuk menjadi peniru. Percaya dirilah dengan kemampuan yang dimiliki. Kamu tidak akan menjadi versi siapapun. Tanamkan pada dirimu, kamu bisa melakukan hal yang lebih dari mereka.


Berbagi Pengalaman Dengan Orang Lain Akan Mengajarkan Kamu Banyak Hal

Misalnya, rasa percaya diri saat berinteraksi dengan seseorang yang kamu temui. Berbagilah kepada mereka tentang suatu hal, meskipun itu adalah hal yang sepele. Itu akan membuatmu terlihat “berisi” dari pada orang lain.


Singkirkan Kebiasaan Burukmu yang Dapat Merusk Kepercayaan Dirimu

Rasa percaya diri bukan timbul karena minuman keras, obat-obatan atau hal lain yang justru dapat merusak diri kamu sendiri. Dengan menggantungkan rasa percaya diri terhadap sesuatu yang buruk akan menjadi ketergantungan saat hal itu hilang dari hidupmu. Kamu akan kebingungan mencari hal lain yang kamu rasa cukup ampuh mengembalikan rasa percaya dirimu yang hilang.

Menanamkan rasa percaya diri dalam diri memang lebih sulit daripada menggantungkannya terhadap minuman keras, rokok, atau heroin. Tapi menanamkan rasa percaya diri dalam diri lebih awet dari pada menggantungkannya dengan yang lain.


Tetap Tenang Walaupun di Bawah Tekanan


Ketika situasi mulai memburuk, kamu pasti merasakan emosi yang meluap dan  itu adalah hal yang mengerikan. Jangan biarkan emosi menguasai dirimu. Tapi biarkan dirimu untuk mengendalikan emosi. Hal itu memang tidak mudah, tapi berfikirlah berapa banyak hal yang akan terjadi lebih buruk saat kamu meluapkan emos. 
lakukan apa saja untuk mengalihkan emosi atau meluapkan emosimu saat kamu merasa tertekan. Pilihlah cara yang lebih bijaksana dari pada mengeluarkan amarah, yang tidak akan mengubah apapun.


Saat Mulai Tertekan dan Emosimu Memuncak, Cobalah Untuk Berhitung Dari Satu Sampai Sepuluh 

Memang sangat klise dan hampir semua orang sulit melakukan hal itu saat emosi sudah memuncak. Tapi menghitung dari satu sampai sepuluh benar-benar bisa menjadi cara yang efektif untuk meredam emosimu.

Sepuluh detik adalah waktu yang lama untuk menahan emosi, kamu bisa memikirkan berapa banyak keburukan-keburukan yang akan terjadi atau kebaikan-kebaikan yang akan menyertaimu saat menahan emosi. Cobalah untuk menghirup nafas dalam-dalam dan berhitunglah sambil berfikir.


Menulis Juga Cara Menyalurkan Emosi Saat Hal Itu Datang Menyerangmu Dalam Keadaan Tertekan 

Tuliskan apapun yang kamu rasakan. Bebaskan kata-kata yang akan ditulis. Jangan pikirkan tata tulis atau apapun yang bersifat strutural. Jika dalam menulis telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi situasi buruk yang dihadapi, maka tuliskanlah juga.

Setelah itu baca kembali tulisanmu. Dan kamu akan menyimpulkan sesuatu atas itu. Emosimu juga akan teralihkan dengan cara seperti itu.


Lepaskan Hal-hal Kecil yang Mengganggumu

Jika kamu terlalu sensitif dengan hal-hal kecil yang mengganggumu, mulai dari perkataan seorang tentangmu, atau tindakan sepele yang sebenarnya adalah gaya bercanda temanmu yang di lontarkan kepadamu. Belajarlah bermuka tebal terhadap hal-hal yang sepele yang dilontarkan seorang terhadapmu.
Jangan biarkan kamu menghabiskan energi untuk menanggapi hal-hal yang tidak terlalu penting. Apalagi sampai memasukan kata-kata bercanda mereka dalam hati.
Akan berbahaya jika hatimu penuh dengan hal hal semacam itu. Hatimu tidak akan muat untuk menampung hal-hal besar yang justru penting untukmu dan kehidupanmu. Gunakan energimu untuk hal yang lebih baik.


Semua Orang Berhak Untuk Menilai Siapapun Sesuka Hatinya

Dan penilaian orang tidak akan berpengaruh apapun dalam kehidupanmu. Baik atau buruk kamu tidak akan berubah menjadi apapun. Pujian atau cacian adalah hal biasa. Jangan sibuk mengurusi hal itu, balaslah semua komentar negatif orang dengan sebuah pembuktian keuggulan yang kamu miliki. Hal itu akan lebih bagus dan bermanfaat untukmu.

Belajarlah untuk tidak khawatir tentang kemacetan lalu lintas, kopi tumpah atau antrian panjang dan kejadian kecil yang mengganggu. Hidup benar-enar terlalu singkat untuk memikirkan hal sepele semacam itu dalam hidupmu.


Tetapkan Tujuan


Melanjutkan point sebelumnya, kamu dapat membangun mental yang kuat dengan menetapkan tujuan hidupmu. Buatlah tujuan yang berarti dan membangun kebaikan dalam hidupmu. Jangan rencanakan tujuan untuk membalas omongan-omongan negatif seseorang terhadapmu, karena itu tidak akan membuahkan hasil apapun kecuali rasa sakit hati dan stres yang dalam.

Cukup omongan itu kamu jadikan motivasi untuk bekerja dan belajar lebih giat. Berlatihlah untuk fokus terhadap tujuan kamu untuk melatih mental yang kokoh. Berlatihlah untuk keluar dari zona nyamanmu sampai berhasil mencapai tujuanmu.


Jangan Abaikan Hal Sepele

Untuk mencapai tujuan yang besar, kamu harus merangkak dari hal-hal kecil yang terlihat sepele namun sulit dijangkau karena sebuah rasa malas. Biasakan dirimu dengan hal-hal kecil tersebut, buang rasa malas.

Berilah motivasi terhadap dirimu sendiri, karena motivasi diri sendiri lebih tahan lama daripada motivasi yang diberikan orang lain kepadamu. Batasi sampai kapan kamu bisa terbiasa dengan hal kecil. Dan melangkahlah ke tahap selanjutnya yang lebih sulit, pasang target kapan kamu akan mencapai tujuan besarmu. Dan berusahalah mencapai itu.


Jadwalkan Setiap Hari Apa yang Akan Kamu Lakukan

Patuhi dengan penuh rasa disiplin hal-hal yang sudah kamu rencanakan. Mentalmu akan terbentuk ketika ada suatu halangan yang akan merubah haluan rencana yang sudah ditetapkan. Kamu harus tetap kokoh pada pendirianmu.

Saat merasa gagal di tengah usaha menguatkan mental, jangan pernah patah semangat untuk memulai dari awal atau melanjutkan perjalanan dengan memperbaiki kegagalan yang dialami. Dengan begitu kamu akan membentuk mental yang tangguh dan tidak gampang tergoyahkan meski mengalami kegagalan.
Gagal adalah kesuksesan yang tertunda, gagal adalah cara Tuhan berbicara padamu tentang usaha yang lebih keras. Sukses adalah proses, bukan hasil.

Pandang Dari Sisi yang Lain


Ketika bertekat menguatkan mental, kamu pasti akan menemui halang rintang yang bertingkat, sesuai dengan kesuksesan level kuatnya mentalmu. Setiap naik level ke yang lebih tinggi pasti ujian akan semakin sulit. Disinilah harus memutar otak untuk dapat menyelesaikan ujian tersebut.

Saat diuji dengan masalah yang berat, cobalah untuk tetap tenang dan diam sejenak. Berpikirlah dari sisi yang lain tentang masalah itu. Percayalah saat ujian datang, itu pasti sesuai dengan kemampuanmu menyelesaikannya.
Jangan mudah panik dan emosi karena itu akan menyulitkanmu untuk memperoleh jalan pikiran yang berbeda dari biasanya. Jangan mengikuti penyelesaian kebanyakan orang, karena permasalahan dan penyelesaian adalah dua hal yang berkaitan dengan sudut pandang seseorang.
Jika seorang memandang permasalahannya secara ringan, maka solusinya juga akan mudah, namun jika seseorang memandang permasalahanya secara berat, solusi yang akan muncul dalam pikiranya juga akan berat. Sekarang putuskanlah kamu akan berada dalam posisi yang mana.


Belajar Dari Buku 

Cobalah membaca kisah inspiratif untuk dapat belajar memandang permasalahan dari sisi yang lain, pergilah ketoko buku untuk sejenak meluangkan waktu mencari buku tersebut. Sekalian kamu bisa refreshing otak saat kepenatan dan tumpukan masalah membebani pundakmu.

Dengan membaca buku inspiratif, masalahmu yang semula satu ember akan berkurang menjadi satu gayung. Kamu akan mendapatkan pencerahan yang luar biasa.


Berinteraksilah Dengan Orang-orang yang Membutuhkan 

Kamu bisa bergabung dengan kumpulan relawan untuk membantu korban bencana. Saat dilokasi kejadian kamu akan melihat ada permasalahan yang lebih sulit daripada masalahmu. Permasalahan yang terbilang sulit adalah ketika seseorang pernah melihat atau mengalami permasalahan yang mudah.

Begitu juga sebaliknya. Ketika melihat secara nyata ada seseorang korban bencana mengalami kesulitan melebihi kesulitanmu, kamu akan tersugesti untuk memandang mudah permasalahanm. Mentalmu akan terbangun kembali dengan kuat untuk menghadapi permasalahan tersebut.


Dengarkan Saran Positif Dari Orang-orang Disekelilingmu yang Dekat Denganmu Secara Personal 

Biasanya mereka akan memberikan solusi sesuai dengan keadaan dan kemampuanmu. Ketika kamu tidak bisa menilai dirimu sendiri dan tidak bisa mengukur kemampuanmu dalam menyelesaikan permasalahan, maka datanglah kepada mereka yang dekat denganmu untuk meminta pendapat. Sahabat terbaik akan memberikan nasihat yang baik bagimu.


Pergilah Kesuatu Tempat yang Baru Untuk Mendapatkan Sebuah Pencerahan

Membentuk mental yang kuat tidak dilakukan satu dua hari. Ketika kamu gagal menemukan cara menyelesaikan masalah pada step satu, carilah cara lain. banyak jalan menuju roma, banyak solusi pada setiap masalah, tinggal kamu mau atau tidak untuk menemukan dan menerapkan cara itu.


Memiliki Pandangan yang Positif


Seorang yang bermental kuat cenderung tidak mengeluh saat menghadapi masalah dalam hidupnya. Mereka akan sadar jika seorang didunia ini juga pasti punya masalah. Artinya mereka bukanah satu-satunya orang didunia ini yang mendapatkan masalah.

Jenis masalah mungkin sama dengan orang lain, maka belajarlah dari situ untuk menemukan solusi. Berfikirlah positif. Seseorang yang mampu menghadapi masalah adalah dia yang dapat berfikir secara positif. Maka langkah yang di ambil benar-benar logis dan tanpa emosi.

Bergaulah dengan orang sekitar, keluarga, teman, sahabat, tentangga atau rekan-rekan kantormu. Mereka yang ceria akan memberimu energi positif yang kamu butuhkan. Kamu juga akan tertular untuk berfikir positif seperti mereka


Jangan Bersembunyi Dari Kebenaran

Masalah akan selesai ketika kamu menghadapinya. Dan pada saat kamu berani menghadapi masalah tersebut, masalah tersebut selangkah lebih maju ke taraf penyelesaian. Mampu menghadapi kenyataan adalah tanda terbesar seserng telah mencapai kematangan mental yang bagus.
Jangan pernah lari dari masalah, hal itu akan tambah menumpuk masalah yang ada dan akan merugikan dirimu sendiri.

Kenali Kebiasaan Burukmu

Sadari dengan sesadar-sadarnya jika itu akan menghambat proses pembentukan mental yang kuat. Setelah kamu mengetahuinya belajarlah untuk mengatasi kebiasaan buruk tersebut. Jangan melanjutkannya karena itu akan memperparah keadaan.


Tentukan Jalan yang Benar Saat Kamu Mengambil Keputusan Untuk Menghadapi Kenyataan

Pastikan kamu dalam jalan yang benar. Karena menyelesaiakan masalah dengan cara yang buruk atau menghalalkan segala cara justru akan menambah masalah di kemudian hari. Jalan yang benar mungkin akan lebih sulit dan berliku tapi akan membawamu kepada titik terang terhadap masalahmu, tanpa menimbulkan permasalahan yang baru.

Begitu sebaliknya, ketika memilih jalan pintas yang buruk, hal itu akan menuntunmu pada keadaan yang buruk pula, bahkan akan lebih parah dari permasalahan awal yang kamu hadapi.
Jika kamu punya tokoh idola yang menginspirasi hidupmu, tidak ada salahya untuk meniru sikap orang tersebut dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dalam hidupnya.
Setiap jalan yang kamu ambil, kamu harus bersiap untuk bertanggung jawab atas tindakan itu. Maka buatlah keputusan terbaik.


Tekat yang Kuat

Ketika sudah bertekat kuat, bermental baja, dan bermuka tebal untuk menyelesaian masalahmu, dan ditengah jalan kamu kelelahan, maka jangan berfikir untuk menyerah.

Ingatlah bahwa kamu sudah separuh jalan, dan akan sangat sia-sia jika kembali ke awal untuk memulai dengan rencana baru, karena setiap rencana pasti punya sisi kecacatan, anggap itu adalah sebuah hal untuk menguji ketahananmu. Ketika berhasil melewati rintangan itu, kamu akan lancar pada jalan yang selanjutnya akan ditempuh.


Renungkan Apa yang Terjadi


Ketika kamu sudah melakukan langkah-langkah di atas dalam membangun mental, dan kamu sudah menerapkanya dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang menyerangmu, renungkanlah apa yang terjadi. Apakah ada perbedaan dengan caramu menyelesaian masalah saat dulu kamu belum punya mental sekuat sekarang.

Renungkan sisi positif apa yang kamu dapat ketika bermental kuat. Dan bandingkan dengan hal negatif saat menghadapi masalah dengan mental yang lemah. Ketika menyadari kamu berada dalam jalan yang tepat, maka lanjutkanlah.

Ceritakan kepada orang orang pengalammu saat menghadapi hal ini. Proses dimana kamu berjuang untuk lepas dari cap pecundang bermental lemah yang selama ini menempel. Dengan begitu kamu akan menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal positif. Dapatkan kebanggan tersendiri setelah melakukan hal itu.

Selasa, 07 Oktober 2014

Kau memanggilku

engkau memercayaiku...
kau titipkan aku pada jasad ini...

disaat aku merasa kurang sempurna...
engkau menunjukkan setiap ketentuanmu...
pada setiap realita batas waktu...
engkau teguhkan perasaan ini, bahwa hanya engkaulah yang sempurna...

pada memori yang sudah hilang bahkan akan datang...
sudah engkau tetapkan nilai dari ketentuan takdir

hingga pada batas,aku kembali terbelunggu
semasa yang telah usai, berpaling pada haluan

seiring doa yang berotasi
kembali aku sejajar pada yang seharusnya

karena engkau memanggilku kembali






Minggu, 24 Agustus 2014

pada batas dan kembali padaMU

Kembali...
Fitrah memancarkan kilauan cinta
cinta yang tulus nan suci
tapi, kilauan fitrah ada batasannya

hijab yang memanggil
seolah berkata, sampai sini
sudah cukup sampai disini
harus kembali

hati membisu,
hal yang tak sampai bukan berarti akan pergi
batasan sudah berdiri pada bayangannya
kembalilah pada fitrah yang terbelenggu

terbelenggu dalam cinta keabadian
cinta yang sepantasnya ditunjukkan pada NYA
sujudku di temani tetesan air pelangi dalam diri
ini hanya untukMU, diriku untukMU ya ALLAH

Rabu, 16 Juli 2014

GAZA kami Tau



Hai Yahud Israel
Yang kalian lakukan?  Saudara kami Palestine sudah tau bahkan biasa
Hai Yahud Israel
Kedzaliman kalian? Saudara kami Palestine tidak heran karena sudah tertulis dalam kitab suci AlQuran
Hai Yahud Israel
Bahkan senjata kami tidak ada apa-apanya dibanding dengan senjata kalian lalu apa yang kalian takutkan dari kami muslimin Palestine?
Hai Yahud Israel
Tanah ini, yerussalem adalah milik Allah SWT. Dahulu memang dititipkan pada kaum mu? Akan tetapi bukankah dalam sejarah kau meninggalkannya?
Hai Yahud Israel
Keteguhan kami dalam menjaga tanah kami palestine adalah sebuah anugerah
Hai Yahud Israel
Bahkan  hingga kami hanya segelintir orang di GAZA kami tidak akan pernah menyerah
Hai Yahud Israel
Bahkan obat dari saudara kami kaum muslimin tidak dapat menyembuhkan luka-luka pada raga tanpa izin ALLAH SWT
Hai Yahud Israel
Ini adalah ujian dari tuhan kami Allah SWT karena Allah sayang pada kami. Allah SWT akan selalu menolong kami muslimin Palestine dan Kami percaya Allah akan menepati janjinya.
Hai Yahud Israel
Yang kami lakukan adalah bertahan
Yang kami lakukan hanyalah ikhtiar bukan pembalasan dan kami bukan teroris. Karena bagaimanapun Allah lah yang akan membalas kalian israel.
Yang kami lakukan adalah aplikasi pembelajaran. Kami dilarang untuk PASRAH. Bahkan Rosulullah SAW mengajarkan  kami, melakukan perang jika sudah diserang dahulu oleh musuh
Hai Yahud Israel
Setelah kalian membombardir wilayah Gaza saudara kami dengan gampangnya kalian ingin  melakukan gencatan senjata? Seolah-olah penolakan kami dalam mata Negara di dunia adalah sebuah kesalahan akan tetapi ini hanyalah  sebuah pertahanan.
Bahkah yang kalian lakukan tidak sebanding dengan perlawanan kami selama ini? Kami bertahan di jalan ALLAH kami bahkan tidak memulai.
Siapakah orang-orang yang kalian anggap anggota HAMMAS yang menculik 3  warga kalian?
Jangan sebarkan berita yang mengada-ngada!
Adik-adik kecil, wanita - wanita tangguh ,dan pemuda pejuang saudara kami di Palestine tidak akan pudar semangatnya! Allah SWT bersama saudara kami di Palestine. Semua kecanggihan senjata hina kalian adalah atas izin Allah. Tanpa izin-NYA bom kalian tak akan meledak!
Aku selalu mencintai saudaraku di Palestine! Walaupun belum banyak yang ku lakukan akan tetapi aku menunggu saat itu tiba, saat dimana aku bisa bertemu langsung saudaraku muslimin Palestine disana :” bahkan aku menantikan shalat bersama disana. Aamiin , Ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang aku memohon padamu atas keselamatan muslimin Palestine, panjangkanlah umur muslimin Palestine, lancarkanlah rezekinya, nikmat iman, sehat, akhlak karimah, lindungilah adik-adik kami dari perasaan trauma aamiin allahumma aamin ya Allah :”)

PBB untuk mendamaikan dunia? akan tetapi hak veto berada di tangan AMERIKA juga? Hal yang sangat sia-sia karena pasti Amerika berpihak pada ISRAEL.  MASYA ALLAH
Ini hanyalah sebuah ungkapan dalam hati kami saudara mu wahai muslimin Palestine :”
Bersabar dan semangatlah Allah dan kami seluruh saudaramu berada di pihak mu PALESTINE.                   

Sabtu, 17 Mei 2014

yahudi bukan bani israil


Yahudi..Bukan Bani Israil

Oleh: Hasan Husen Assagaf


Bani Israil disebut di dalam kitab suci Al-Quran sebanyak 42 kali. Nabi Musa disebut sebanyak 129 kali dan Isa Al-Masih disebut sebanyak 23 kali. Sedang nama Islam disebut dalam Al-Quran sebanyak 6 kali dan nama Nabi Muhammad saw disebut 4 kali. Hal ini menunjukan bertapa besar toleransi Islam terhadap agama-agama lainnya.

Syeikh Sya’rawi (almarhum) adalah alim ulama besar, pakar dan rujukan utama di Timur Tengah dalam membahas ilmu tafsir. Beliau dikenal tangkas dan memiliki ciri khas yang mengagumkan dalam mengupas tema-tema yang bersangkutan dengan ilmu tafsir Al-Quran pada ceramah-ceramah beliau yang selalu disajikan di setiap teve teve Arab. Saya masih ingat beliau pernah mengupas di salah satu ceramanya tentang kebiadaban, kekejaman dan kedholiman Yahudi yang dirasakan dan dipaksakan diterima oleh rakyat Palestina. Kedua tentang kembalinya warga Yahudi dari seluruh dunia dan diberikan hak prioritas pada siapa pun dan di mana pun warga Yahudi yang ingin kembali ke Israel walaupun warga Yahudi tersebut sebelumnya tidak pernah menginjakkan kakinya di tanah Palestina. Sehingga, mereka berkumpul dan bercampur-baur membentuk suatu kekuasaan diatas kekuasaan. Pula diberikan pada mereka rekomendasi dari Barat terutama dari Amerika dan Inggris dan hak prioritas penuh untuk mendirikan sebuah negara di tanah Palestina khusus bagi kaum Yahudi yang tercerai-berai di seluruh dunia sesuai dengan yang diangan-angani gerakan zionisme yang didirikan Theodore Herzl pada tahun 1896

Ini semuanya, menurut Syeikh Sya’rawi merupakan suatu hikmah Ilahi dan hal yang sangat penting demi membuktikan janji Allah bagi hamba-hamba Nya yang soleh dan beriman bahwa mereka kelak akan mendapatkan kemenangan yang gemilang. Menurut beliau, jika orang-orang Yahudi tidak kembali berkumpul dan bercampur-baur di satu tempat, maka bagaimana mereka akan dibinasakan sehabis-habisnya dengan apa yang mereka kuasai.

Kita sebagai muslim berkeyakinan sesuai dengan ajaran yang telah diterapkan dalam Al-Quran bahwa di akhir zaman sebelum kedatangan Isa Al-Masih, orang orang Yahudi yang telah terusir, bercerai-berai dan berhijrah ke seluruh pelosok dunia akan berkumpul kembali ketempat asal mereka di Palestina. Inilah yang sekarang kita saksikan bahwa seluruh orang-orang Yahudi berkumpul dan bercampur-baur setelah mereka bercerai berai sesuai dengan firman Allah  “Dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil  “diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur” – al Israa’, 104

Keyakinan ini tentu, kalau menurut ajaran kita, bermula dari disaat nabi Musa as dan pengikutnya dari Bani Israel atau yang disebut dalam Al Quran “Ashbath” diusir dan keluar dari Mesir. Dalam bahasa Arab Ahsbath artinya julukan khusus diberikan kepada pengikut-pengikut nabi Musa as yang berasal dari dua belas keturunan nabi Yakub.

Nabi Musa dan pengikutnya (12  kabilah Bani Israil) keluar dari Mesir karena diusir dan dikejar-kejar oleh Firaun. “Kemudian Fir’aun hendak mengusir mereka (Musa dan pengikutnya) dari bumi (Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia serta orang orang yang bersama-sama dia seluruhnya”- al Isra’ 103. Setelah itu nabi Musa dan pengikutnya menuju kota Sina dan menetap selama empat puluh hari sampai beliau wafat disana.

Kemudian adiknya Harun as melanjutkan perjuangannya sebagai pimpinan Ashbath Bani Israil. Beliau dan rombongan berangkat ke Palestina. Di sana Harun mendirikan dua kerajaan kecil, pertama kerajaan di sebelah selatan Palestina yang terdiri dari dua kabilah Yahudi yaitu kabilah Benyamin dan Yahudha, dan kerajaan yang kedua di sebelah utara terdiri dari sepululuh kabilah Yahudi lainya.

Pada tahun 721 Sebelum Masehi, kerajaan Babilon menyerang bagian utara kerajanan Yahudi dan menguasinya. Mulai saat itu terpecahbelahlah bangsa Yahudi dan berceraiberailah kabilah kabilah Yahudi keseluruh pelosok dunia. Sebagian diantara mereka ada yang dibawa ke Irak dijadikan sebagai tawanan. Yahudi Orthodox sampai sekarang masih beranggapan bahwa kabilah kabilah yang berasal dari kerajaan bagian utara merupakan sebagai kabilah-kabilah Yahudi yang hilang dan mereka kelak akan muncul dan kembali lagi bercampur-baur.

Ahli sejarah beranggapan bahwa dari sepuluh kabilah yahudi yang bercerai-berai, mereka telah berhijrah keseluruh pelosok dunia, diantaranya ke Asia, Afrika, Rusia, dan negara negara Arab. Ada lagi diantara mereka yang  menetap di Afrika sampai sekarang ini yaitu kabilah Flasha di Ethiopia dan kabilah Yambah di Zimbabwe dan Afrika Selatan, dan yang lainnya ada yang berhijrah ke Jazirah Arabia seperti ke Bahrain, Khaibar, Madinah, dan Yemen, juga ada lagi yang berhijrah ke Asia seperti ke Iran, Cina, Jepang,dan Burma, dan sebagian ada yang berhijrah ke Rusia dan Eropa.

Nah, sekarang kita bisa melihat sendiri bahwa semua orang Yahudi yang telah berhijrah, bercerai berai, dan hilang, mereka datang kembali dari seluruh dunia, berkumpul di satu tempat dan membentuk satu negara Israel. Perkumpulan dan kembalinya Ashbat Yahudi ke tanah Palestine merupakan suatu hikmah dan hal yang sangat penting demi untuk membuktikan ketepatan janji Allah bagi hambanya yang soleh dan beriman bahwa mereka akan mendapat kemenangan yang gemilang di masa mendatang Insya Allah. Karena jika orang-orang Yahudi tidak kembali berkumpul dan bercampur-baur di satu tempat, maka bagaimana mereka akan dibinasakan sehabis-habisnya dengan apa yang mereka kuasai.

“Dan Apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua (Kami datangkan orang orang lain) untuk menyuramkan muka muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuh mu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabi-habisnya apa saja yang mereka kuasai” – Al Isra’ 7

Itu janji Allah dan Allah jika berjanji, tidak akan menginggkari janjiNya.

Adapun janji Rasulallah saw adalah sesuai dengan sabdanya dalam hadist yang diriwayatkan Imam besar Muslim ra dari Abi Hurairah ra sesungguhnya Rasullah saw bersabda “Tidak akan bangkit hari Kiamat kecuali orang Islam memerangi Yahudi dan membunuh mereka sampai sampai mereka bersembunyi di belakang batu dan pohon. Kemudian batu dan pohon tadi berkata: Wahai muslim ini dibelakangku ada seorang Yahudi, bunuhlah dia kecuali pohon Al-gharqad sesungguhnya pohon itu adalah pohon orang yahudi 

pohon-gharqad 
Pohon ini ditanam hampir disetiap rumah di Israil. Jelasnya, mereka atau Yahudi mempercayai betul hadith ini..

Wallahua’lam
Hasan Husen Assagaf